REVITALISASI SMAN 1 MEDANG DERAS DIAPRESIASI, PELAKSANAAN PROYEK DIKLAIM SESUAI KETENTUAN

0
REVITALISASI SMAN 1 MEDANG DERAS DIAPRESIASI

Batubara, INTIPOLNEWS.COM – Program Revitalisasi SMA Negeri 1 Medang Deras, Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara, mendapat apresiasi dari masyarakat. Hal itu disampaikan usai dilakukan peninjauan langsung ke lokasi proyek, Kamis (30/7/2026).

Peninjauan dilakukan sebagai bentuk verifikasi terhadap sejumlah informasi yang sebelumnya beredar di media massa dan media sosial terkait dugaan penyimpangan pelaksanaan proyek.

Program revitalisasi ini merupakan program Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Kemendikdasmen yang bersumber dari APBN Tahun Anggaran 2026.

Berdasarkan papan informasi proyek, nilai kontrak revitalisasi SMAN 1 Medang Deras sebesar Rp1.206.711.000 dengan masa pelaksanaan 120 hari kalender, terhitung sejak 25 Juni 2026.

Ruang lingkup pekerjaan meliputi rehabilitasi 6 ruang kelas, 1 unit toilet, 1 laboratorium IPA, dan 1 ruang perpustakaan. Sekolah tersebut berlokasi di Jalan OK Yunan, Desa Nenas Siam, Kecamatan Medang Deras, Kabupaten Batu Bara.

Dalam peninjauan, awak media bertemu langsung dengan Kepala SMAN 1 Medang Deras, Ratna Dewi, S.Pd. Sejumlah isu yang sempat menjadi sorotan diklarifikasi, di antaranya dugaan tidak digunakannya Alat Pelindung Diri APD, penggunaan material bekas, hingga pembayaran upah pekerja di bawah UMR Kabupaten Batu Bara.

Ratna Dewi menjelaskan, informasi yang beredar tidak sepenuhnya menggambarkan kondisi di lapangan. Menurutnya, sebagian pemberitaan dipublikasikan tanpa konfirmasi terlebih dahulu kepada pihak sekolah.

Ia menerangkan, penggunaan sebagian material lama dalam pekerjaan rehabilitasi telah disesuaikan dengan perencanaan teknis dan Rencana Anggaran Biaya RAB.

Sementara material yang diwajibkan baru sesuai RAB tetap digunakan, seperti rangka baja ringan bermerek Tasso dan penutup atap spandek sesuai spesifikasi teknis.

“Pembayaran upah pekerja dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku. Bahkan beberapa material yang digunakan memiliki kualitas di atas spesifikasi minimal dalam RAB, seperti penggunaan cat bermerek Jotun,” ujarnya.

Usai berdialog dengan pihak sekolah, awak media menemui Ketua Pelaksana Pembangunan, Ardianto Sitorus. Ia membantah tudingan pekerja tidak menggunakan APD.

“Seluruh perlengkapan keselamatan kerja seperti helm, rompi, sarung tangan, sudah disediakan sebelum pekerjaan dimulai,” tegas Ardianto.

Ia juga memastikan pembayaran upah pekerja dilakukan berdasarkan kesepakatan dan ketentuan yang berlaku. Seluruh material baja ringan yang digunakan telah memenuhi Standar Nasional Indonesia SNI.

Hasil pengecekan awak media ke gudang penyimpanan material menunjukkan sejumlah material seperti baja ringan merek Tasso, spandek, dan cat merek Jotun tersedia sesuai spesifikasi. Awak media juga mendokumentasikan papan informasi proyek dan progres pekerjaan yang telah mendekati tahap penyelesaian.

Ratna Dewi mengapresiasi kunjungan media ke lokasi proyek. Ia berharap sinergi antara pihak sekolah, insan pers, LSM, dan masyarakat terus terjalin.

“Kami berharap setiap informasi yang akan dipublikasikan terlebih dahulu dikonfirmasi kepada pihak terkait, agar pemberitaan yang disampaikan kepada masyarakat berimbang dan sesuai fakta di lapangan,” katanya.

Berdasarkan hasil peninjauan lapangan serta klarifikasi dari pihak sekolah dan pelaksana, pelaksanaan Program Revitalisasi SMAN 1 Medang Deras berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.

Diharapkan proses pembangunan selesai tepat waktu dan memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kualitas sarana dan prasarana pendidikan di sekolah tersebut.

(Zul)
Editor: N Gulo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *